Friday, February 3, 2012

Sydney dan Dubay siap menjadi kota Fashion

Dunia fashion memang didominasi lima kota, New York, Roma, Paris, Milan, dan London. Namun, beberapa kota seperti Sydney dan Dubai mulai unjuk gigi. Ini terbukti dari survei tahunan untuk mendata kota-kota fashion paling top.




Global Language Monitor, sebuah grup nonprofit mengumpulkan data ini. Mereka menghitung frekuensi kata atau frase pada media, seperti internet dan hampir seluruh komunitas pengguna blog.

Tahun ini, untuk lima tahun berturut-turut, New York masih memimpin dengan Roma menempel ketat pada posisi ke-2 dan Paris yang ke-3. Sementara Milan mengambil tempat London di urutan ke-4 sehingga London menjadi yang ke-5.

Hasil yang mengejutkan adalah Sydney yang melompat dari posisi ke-12 menjadi ke-7 dan Dubai naik 12 peringkat menuju nomor 12. Di kalangan pendatang baru, New Delhi mengejutkan dengan masuk ke urutan 25 besar, yaitu pada peringkat 24 dan Madrid pada urutan ke-15. Stockholm dan Cape Town adalah dua pendatang baru lainnya.

Pusat industri fashion Asia masih berada di Tokyo dengan menempati urutan ke-10. Sayangnya, posisi ini menurun dari peringkat ke-6 yang mereka raih tahun lalu. Hong Kong siap menyaingi dengan menempati satu peringkat di bawah Jepang. Sao Paolo dan Bangkok keluar dari daftar 25 besar ini.

"Peringkat tahunan ini jelas memperkuat dugaan akan trend fashion," ujar Millie Lorenzo Payack,direktur di Global Language Monitor.

Lima besar, lanjutnya, mendominasi dunia fashion dan meninggalkan jauh para pesaing mereka. Lima kota ini mendominasi media cetak, elektronik, dan internet. Namun pada saat bersamaan, negara-negara yang berada pada lapisan kedua juga menguat.

"Dana yang dihabiskan bisa membuat perbedaan, lihat saja Dubai," tandasnya. [Reuters/L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !

No comments:

Post a Comment